Wamen Digital Sarawak Kagumi PLBN Long Nawang, Perkuat Sinergi Perbatasan
Kunjungan Wakil Menteri Digital Sarawak, Wilson Uga Anak Kumbong ke wilayah perbatasan Indonesia menarik perhatian. Ia mengaku kagum dengan fasilitas PLBN Long Nawang yang dinilai modern dan strategis.
Kunjungan kerja ini berlangsung di kawasan Apau Kayan, Kabupaten Malinau, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.
PLBN Jadi Kunci Konektivitas Perbatasan
PLBN (Pos Lintas Batas Negara) memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat lintas negara. Selain itu, fasilitas ini juga berfungsi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah perbatasan.
Menurut Wilson, pembangunan PLBN di Indonesia sudah sangat maju dan dapat menjadi referensi bagi pemerintah Malaysia, khususnya di wilayah Sarawak.
“Saya kagum dengan pembangunan PLBN di Indonesia. Ini akan saya laporkan kepada kerajaan Malaysia sebagai rujukan,” ujarnya.
Dorongan Pembangunan PLBN di Sarawak
Wilson menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas serupa di Sarawak masih dalam tahap perencanaan. Namun, pihaknya optimistis proses tersebut dapat dipercepat melalui koordinasi dengan pemerintah pusat Malaysia.
Ke depan, konsep PLBN di Sarawak tidak hanya sebagai pintu lintas batas, tetapi juga akan dikembangkan menjadi pusat ekonomi terpadu yang mencakup:
- Perdagangan
- Layanan masyarakat
- Konektivitas antarwilayah
Dengan adanya fasilitas ini, mobilitas masyarakat antara wilayah perbatasan seperti Long Nawang dan Kapit akan semakin mudah.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Keberadaan PLBN di kedua negara diyakini akan memberikan dampak besar, antara lain:
- Meningkatkan perdagangan lintas negara
- Mempermudah mobilitas masyarakat pedalaman
- Memperkuat hubungan sosial dan budaya
Hal ini penting mengingat masyarakat di wilayah perbatasan memiliki kedekatan historis dan kultural sebagai satu rumpun.
Apresiasi dari Pemprov Kaltara
Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, menyambut baik kunjungan tersebut.
Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan, serta memperkuat kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia.
“Ini menjadi langkah penting untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan perbatasan,” ujarnya.
Peluang Kerja Sama Antarnegara
Menurut Ingkong, pembangunan PLBN yang optimal akan membuka banyak peluang kerja sama, seperti:
- Pendidikan
- Kesehatan
- Keamanan
- Ekonomi
Selain itu, kawasan PLBN Long Nawang juga memiliki posisi strategis karena terhubung dengan Ibu Kota Nusantara dengan jarak sekitar 700 kilometer.
Kesimpulan
Kunjungan Wamen Digital Sarawak ke PLBN Long Nawang menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia.
Dengan pengembangan PLBN di kedua sisi perbatasan, diharapkan:
- Kesejahteraan masyarakat meningkat
- Ekonomi perbatasan tumbuh
- Konektivitas antarnegara semakin kuat
Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun kawasan perbatasan yang maju dan berdaya saing.




