Hari Ibu ke-97 di Kota Magelang: Peluang dan Ancaman Digital Bagi Perempuan di Era Modern
Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di Kota Magelang menjadi momentum penting untuk menyerukan kesiapan perempuan dalam menghadapi dunia digital yang terus berkembang cepat. Acara yang digelar di Gedung Wanita pada Senin (8/12/2025) ini tidak hanya penuh nuansa peringatan, tetapi juga membawa pesan besar tentang bagaimana perempuan harus mampu beradaptasi sekaligus waspada terhadap perubahan teknologi.
Acara ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Magelang, Nanik Yuniati Damar, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Wakil Wali Kota dr. Sri Harso, serta jajaran pejabat dan tokoh perempuan Kota Magelang.
Perempuan dan Tantangan Era Digital
Dalam sambutannya, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa penghormatan terhadap sosok ibu tidak lepas dari konteks besar zaman, yaitu bagaimana perempuan bisa menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan percaya diri di tengah derasnya perkembangan teknologi.
Menurutnya, teknologi digital membuka banyak peluang bagi perempuan. Dengan bermodal gawai dan internet, para ibu kini bisa:
memasarkan produk secara online
membuka usaha dari rumah
mengikuti pelatihan tanpa meninggalkan keluarga
belajar keterampilan baru untuk menambah pendapatan
“Dengan hanya bermodal gawai dan internet, ibu-ibu bisa memasarkan produk secara online dan mengikuti pelatihan tanpa meninggalkan keluarga,” ujarnya.
Peluang Datang Bersama Ancaman Digital
Meski banyak peluang, Wali Kota mengingatkan bahwa perkembangan digital juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu dipahami dan diantisipasi.
Beberapa ancaman digital yang sering menyasar perempuan antara lain:
penipuan online
penyebaran hoaks
pencurian data pribadi
kekerasan berbasis digital
modust kejahatan yang menyasar perempuan dan anak
Damar menegaskan bahwa literasi digital harus menjadi perhatian utama, terutama bagi perempuan yang aktif memanfaatkan media sosial dan layanan digital lainnya.
“Tidak semua yang kita temui di internet aman. Ada penipuan online, penyebaran informasi palsu, pencurian data pribadi, hingga kekerasan berbasis digital,” paparnya.
Hari Ibu Sebagai Pengingat Peran Perempuan
Bagi Wali Kota Magelang, peringatan Hari Ibu bukanlah seremoni tahunan semata. Hari Ibu adalah momentum untuk mengingat kembali betapa besar peran perempuan sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak sosial dalam masyarakat.
Peringatan tersebut juga menjadi ajakan agar seluruh keluarga memperkuat hubungan, memberikan ruang yang lebih besar bagi perempuan untuk berkembang, dan mendukung mereka menghadapi tantangan era digital.
Peran Ibu sebagai Pembentuk Karakter Bangsa
Ketua TP PKK Kota Magelang, Nanik Yuniati Damar, menambahkan bahwa ibu adalah sosok pertama yang membentuk moral dan karakter seorang anak.
“Ibu adalah guru pertama kita. Dari beliau kita belajar moral, kejujuran, dan kepedulian,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa era digital tidak boleh membuat perempuan kehilangan nilai-nilai utama tersebut. Justru, teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat peran ibu dalam pendidikan karakter generasi muda.
Bantuan Sosial untuk Warga dari 17 Kelurahan
Pada kesempatan tersebut, TP PKK Kota Magelang bekerja sama dengan Baznas Kota Magelang menyalurkan 289 paket bantuan kepada warga membutuhkan dari 17 kelurahan. Bantuan tersebut terdiri dari:
200 paket dari Baznas
89 paket dari TP PKK Kota Magelang
Penyaluran bantuan ini menjadi simbol kepedulian dan peran aktif perempuan sebagai agen perubahan sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Ajakan untuk Memperkuat Ikatan Keluarga
Di akhir acara, Nanik mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Ibu ke-97 sebagai momentum memperkuat hubungan keluarga dan hubungan antargenerasi.
“Mari wujudkan cinta dan perhatian kepada ibu, bukan hanya hari ini, tetapi setiap hari,” tuturnya.
Dengan semakin kuatnya peran perempuan di era digital, Hari Ibu ke-97 menjadi pengingat bahwa perempuan harus mendapatkan ruang, dukungan, dan edukasi yang memadai untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang teknologi yang terus berkembang.




