Kerja Sama Digital Indonesia–India Perkuat Posisi Asia di Era Teknologi
Pemerintah Indonesia dan India terus mempererat kerja sama digital Indonesia–India sebagai langkah strategis untuk membangun kekuatan digital Asia. Kolaborasi ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga berpijak pada hubungan peradaban dan budaya yang telah terjalin sejak lama antara kedua negara.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa kemitraan Indonesia–India di era transformasi digital merupakan keniscayaan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, sinergi antarnegara Asia menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Hubungan Peradaban Jadi Fondasi Kolaborasi Digital
Dalam acara Gala Dinner Featuring the Launch of Industry Hubs and Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Nezar menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan India bukan sekadar kemitraan ekonomi biasa.
Menurutnya, kedua negara memiliki ikatan sejarah dan peradaban yang kuat, sehingga kerja sama digital merupakan kelanjutan alami dari perjalanan panjang kebersamaan tersebut.
“Kolaborasi kita di era digital merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang dan kebersamaan sejak dulu. India adalah partner yang tepat karena merupakan salah satu negara dengan ekonomi digital paling dinamis di dunia,” ujar Nezar.
Kekuatan India dan Potensi Besar Indonesia
India dikenal memiliki pengalaman panjang dalam membangun infrastruktur digital, mencetak talenta teknologi, serta mengembangkan ekosistem startup yang kuat di tingkat global. Sementara itu, Indonesia memiliki keunggulan besar dari sisi pasar dan demografi digital.
Dengan lebih dari 250 juta pengguna internet, Indonesia menjadi salah satu pasar digital terbesar di dunia. Potensi ekonomi digital nasional bahkan diproyeksikan mencapai US$360 miliar pada tahun 2030.
“Indonesia memiliki pasar yang dinamis, sumber daya yang melimpah, serta komitmen kuat untuk membangun masyarakat yang inklusif secara digital,” kata Nezar.
Perpaduan kekuatan India dan potensi Indonesia dinilai mampu menciptakan sinergi strategis yang saling menguntungkan.
Fokus Kerja Sama: AI, Infrastruktur Digital, dan Keamanan Siber
Dalam kemitraan digital ini, Wamen Nezar menekankan pentingnya mempererat kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain:
Pengembangan dan tata kelola kecerdasan buatan (AI)
Infrastruktur digital publik
Rantai pasok semikonduktor dan elektronik
Keamanan siber dan tata kelola data
Selain itu, kolaborasi juga diarahkan pada bidang pendidikan dan pengembangan talenta digital, termasuk pendirian pusat pengembangan teknologi AI bersama.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan Asia tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga produsen inovasi digital global.
Kolaborasi Talenta dan Startup Lintas Negara
Nezar membayangkan masa depan Asia di mana insinyur India dan inovator digital Indonesia bekerja berdampingan. Startup dari Bangalore dan Jakarta dapat berkolaborasi menciptakan solusi AI, sementara universitas di kedua negara membangun jalur pengembangan talenta bersama.
“Bayangkan Asia di mana para inovator dan talenta digital lintas negara saling terhubung, berbagi pengetahuan, dan membangun teknologi yang bertanggung jawab,” jelasnya.
Kolaborasi ini diyakini akan mendorong lahirnya inovasi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing kawasan Asia di tengah persaingan global.
Menuju Kekuatan Digital Asia yang Inklusif
Kerja sama digital Indonesia–India diharapkan menjadi contoh bagaimana negara-negara Asia dapat bersatu membangun ekosistem digital yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Dengan berbagi pengalaman, teknologi, dan sumber daya manusia, kedua negara optimistis mampu menciptakan masa depan digital Asia yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga terhubung secara budaya dan strategis.
“Bersama-sama kita dapat membangun Asia yang tidak hanya maju secara digital, tetapi juga bersatu secara strategis,” pungkas Nezar.




