Blog Content

Home – Blog Content

Dorong Kesetaraan Perempuan di Dunia Teknologi Indonesia

Kolaborasi untuk Kesetaraan: Perusahaan Besar Buka Jalan Perempuan ke Dunia Teknologi

Kesetaraan perempuan di dunia teknologi menjadi isu penting dalam mendorong daya saing digital Indonesia. Melalui kolaborasi strategis, sejumlah perusahaan besar bersama komunitas pendidikan teknologi berupaya membuka akses yang lebih luas bagi perempuan Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari luar Pulau Jawa dan daerah terpencil.

Salah satu inisiatif yang konsisten menjalankan misi ini adalah Perempuan Inovasi, sebuah program yang lahir untuk meningkatkan partisipasi perempuan Indonesia di sektor teknologi dan digitalisasi.

Daya Saing Digital Indonesia dan Tantangan Kesenjangan

Dalam lima tahun terakhir, daya saing digital Indonesia menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data East Ventures–Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2024, skor Indonesia naik signifikan sebesar 45,5%, dari 27,9 pada 2020 menjadi 38,1 pada 2024.

Namun di balik peningkatan tersebut, kesenjangan digital masih menjadi tantangan besar. Standar deviasi indeks meningkat dari 9,5 pada 2023 menjadi 10,6 pada 2024. Disparitas ini terutama terjadi pada pilar:

Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Pengeluaran untuk TIK

Perekonomian digital

Akses internet, kepemilikan perangkat digital, serta literasi digital masih belum merata di berbagai provinsi. Dari 10 provinsi dengan indeks tertinggi, enam di antaranya berasal dari Pulau Jawa. Bahkan, Jawa Tengah tercatat mengalami penurunan performa paling signifikan pada 2024.

Perempuan Inovasi dan Kolaborasi dengan Pertamina serta Astra

Menjawab tantangan tersebut, pada 2024 Perempuan Inovasi berkolaborasi dengan Pertamina dan Astra untuk membuka akses pendidikan teknologi bagi perempuan Indonesia.

Melalui program beasiswa:

14.489 perempuan mengikuti Basic Course Coding dan UI/UX

40 perempuan terpilih mendapatkan beasiswa Bootcamp Full Stack Web Development dan UI/UX Design

5 peserta berasal dari luar Pulau Jawa, termasuk dari daerah terpencil

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kesetaraan akses pendidikan teknologi bagi perempuan.

Kisah Inspiratif Chamidatun Insyaroah

Salah satu penerima beasiswa adalah Chamidatun Insyaroah dari Jawa Tengah. Sebelumnya, Chamidatun bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga dan belum pernah mengoperasikan laptop.

Ia menemukan informasi Perempuan Inovasi melalui media sosial Instagram dan memberanikan diri mendaftar demi mewujudkan impiannya mendapatkan beasiswa pendidikan.

Berkat dukungan Astra, Chamidatun mengikuti Bootcamp UI/UX Design dan bersama timnya menciptakan aplikasi SAIA, platform jual beli berbasis card matching yang mempertemukan UMKM perempuan dengan pelanggan sesuai kebutuhan khusus.

Inovasi ini berhasil meraih People’s Choice Award pada Demo Day Perempuan Inovasi.


Perjuangan Khusnul Fitriani dari Kalimantan Selatan

Kisah inspiratif lainnya datang dari Khusnul Fitriani asal Kait Kait, Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Di wilayahnya, pernikahan dini masih umum terjadi dan hanya sedikit perempuan yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi.

Dengan tekad kuat, Khusnul berhasil menyelesaikan pendidikan S-1 Teknik Industri. Untuk meningkatkan daya saing kerja, ia mendaftar Beasiswa Perempuan Inovasi dan lolos mengikuti Bootcamp UI/UX Design berkat dukungan Pertamina.

Bersama tim ASIH, Khusnul mengembangkan aplikasi ASIH, solusi digital pencegahan stunting bagi ibu dan anak dengan fitur pemantauan tumbuh kembang, rekomendasi resep bernutrisi, hingga AsihAI yang menganalisis bahan makanan rumah tangga.


Mewujudkan Kesetaraan Akses Pendidikan Teknologi

Perempuan Inovasi diinisiasi oleh Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa), Yayasan Dian Sastrowardoyo, dan Magnifique Indonesia dengan visi membekali perempuan Indonesia agar berdaya, berinovasi, dan berdampak.

Menurut Amanda Simandjuntak, Founder Perempuan Inovasi, dukungan dari Pertamina dan Astra memungkinkan perluasan jangkauan program serta penciptaan ekosistem yang mendukung perempuan berkarier di industri teknologi.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kesetaraan perempuan di dunia teknologi dapat terwujud melalui sinergi antara komunitas, perusahaan, dan pemangku kepentingan.


Perempuan sebagai Penggerak Inovasi Digital Indonesia

Keberhasilan Chamidatun dan Khusnul membuktikan bahwa perempuan dari daerah terpencil mampu bersaing dan berinovasi di bidang teknologi jika diberikan akses dan kesempatan yang setara.

Dengan meningkatnya partisipasi perempuan di sektor digital, diharapkan akan lahir lebih banyak solusi teknologi yang menjawab tantangan sosial dan ekonomi di berbagai daerah Indonesia.

Blog Lainnya

  • All Post
  • Desain Website Custom
  • Digital Marketing Agency
  • Digital Marketing Agency di Bogor
  • Jasa Animasi Video
  • Jasa Animasi Video di Majalengka
  • Jasa Animasi Vidio di Bogor
  • Jasa Pembuatan Video Animasi 2D
  • JASA PEMBUATAN VIDIO PENJELASAN 2D DI INDRAMAYU
  • Jasa Website SEO
  • Kelola Media Sosial
  • Video animasi
  • Video Youtube
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bandung
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Banjar
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bekasi
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bogor
  • Vidio Promosi Animasi 2D di ciamis
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Cimahi
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Sukabumi
  • Website