Blog Content

Home – Blog Content

Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Meta, Google Terancam Sanksi

Kemkomdigi Apresiasi Kepatuhan Meta, Google Terancam Sanksi PP TUNAS

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan apresiasi terhadap kepatuhan Meta dalam memenuhi aturan perlindungan anak sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Langkah ini dinilai sebagai contoh nyata bagaimana platform digital dapat berkontribusi dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak di Indonesia.

Meta Dinilai Patuh terhadap PP TUNAS

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa Meta telah menyesuaikan kebijakan dan fitur pada platformnya seperti Instagram, Facebook, dan Threads agar selaras dengan regulasi di Indonesia.

Meta juga menetapkan batas usia minimum 16 tahun bagi pengguna serta memperbarui kebijakan komunitasnya. Kepatuhan ini telah diverifikasi langsung oleh pemerintah.

Menurut Meutya, langkah tersebut bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan bentuk komitmen nyata dalam melindungi anak dan menghormati hukum nasional.

Dampak Positif bagi Keamanan Anak

Pemerintah menilai kebijakan Meta akan berdampak langsung dalam menekan paparan konten berisiko bagi anak-anak di ruang digital.

Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan secara ketat. Evaluasi berkala akan memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif dan konsisten.

Google Terancam Sanksi

Di sisi lain, Kemkomdigi menemukan bahwa layanan YouTube yang berada di bawah Google belum memenuhi ketentuan PP TUNAS.

Hasil pemeriksaan per 7 April 2026 menunjukkan belum adanya indikasi kepatuhan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, pemerintah meningkatkan langkah dari tahap pemeriksaan ke sanksi administratif.

Surat teguran resmi telah dikirimkan sebagai langkah awal penegakan hukum.

Tidak Ada Toleransi untuk Pelanggaran

Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan anak menjadi prioritas utama. Tidak akan ada toleransi bagi platform digital yang melanggar aturan dan berpotensi membahayakan anak.

Namun demikian, pemerintah tetap memberikan kesempatan kepada platform digital untuk melakukan perbaikan.

Seluruh platform diminta menyampaikan rencana aksi serta laporan profil risiko dalam waktu maksimal tiga bulan sebagai bagian dari proses evaluasi kepatuhan.

Perubahan Pendekatan Pemerintah

Langkah tegas ini menandai perubahan pendekatan pemerintah, dari sebelumnya bersifat imbauan menjadi penegakan hukum yang lebih konkret.

Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan platform digital sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi anak-anak di ruang digital Indonesia.

Blog Lainnya

  • All Post
  • Desain Website Custom
  • Digital Marketing Agency
  • Jasa Animasi Video
  • Jasa Animasi Video di Majalengka
  • Jasa Animasi Vidio di Bogor
  • Jasa Pembuatan Video Animasi 2D
  • JASA PEMBUATAN VIDIO PENJELASAN 2D DI INDRAMAYU
  • Jasa Website SEO
  • Kelola Media Sosial
  • Video animasi
  • Video Youtube
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bandung
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Banjar
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bekasi
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bogor
  • Vidio Promosi Animasi 2D di ciamis
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Cimahi
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Sukabumi
  • Website