Blog Content

Home – Blog Content

Wamenekraf Dorong Pemuda Optimalkan Ekonomi Digital Lewat Program KURMA 2.0

Wamenekraf Dorong Pemuda Optimalkan Ekonomi Digital Lewat Program KURMA 2.0

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mendorong generasi muda Indonesia untuk lebih aktif memanfaatkan peluang dalam ekonomi digital. Momentum bulan Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat pembelajaran, meningkatkan kapasitas diri, serta membangun keberanian berinovasi di era teknologi.

Dorongan tersebut disampaikan Irene dalam kegiatan Kuliah Ramadan Mahir Digital (KURMA) 2.0, hasil sinergi strategis antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan platform pembelajaran digital Mahir Digital.
Menurut Irene, generasi muda perlu memahami berbagai platform digital yang dapat membantu mereka belajar tentang aset digital dan karakter pasar yang dituju.

“Penting mengenal platform yang tepat untuk belajar tentang aset digital dan memahami karakter pasar yang dituju. KURMA 2.0 menunjukkan kolaborasi serta adaptasi dengan memanfaatkan teknologi bisa meningkatkan kapasitas diri di tengah Ramadan ini,” ujar Irene di Jakarta, Senin.


Potensi Besar Ekonomi Digital Indonesia

Indonesia memiliki potensi besar dalam perkembangan ekonomi digital. Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, pasar digital nasional menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Irene menilai, melalui platform pembelajaran seperti Mahir Digital, masyarakat khususnya generasi muda dapat memperluas jangkauan bisnis hingga pasar global.

Bahkan, bagi anak muda yang memiliki pemahaman teknologi, peluang menghasilkan pendapatan dari rumah sangat terbuka lebar.

“Era digital bukan tentang seberapa lama seseorang berkecimpung dalam bisnis, tetapi seberapa besar kemauan untuk belajar dan beradaptasi dengan teknologi,” jelasnya.


Sinergi Program Gen Matic dan Mahir Digital

Platform Mahir Digital dinilai sejalan dengan program unggulan Kementerian Ekonomi Kreatif yaitu Gen Matic. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi generasi muda dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital.

Melalui program tersebut, peserta didorong untuk menjadi affiliator maupun kreator konten profesional melalui pelatihan berbasis industri kreatif.

Dalam program KURMA 2.0, fokus utama kegiatan meliputi:
Penguatan literasi digital
Pengembangan kewirausahaan digital
Pemberdayaan komunitas berbasis teknologi
Ketiga aspek tersebut dinilai sangat penting untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia.


Peluang Passive Income dari Aset Digital

Irene juga menekankan bahwa aset digital dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi generasi muda.

Ketika seseorang mampu menciptakan produk digital seperti konten, desain, atau karya digital lainnya, produk tersebut bisa dijual berulang kali kepada banyak orang.

“Ketika seseorang mampu menciptakan digital asset, karya tersebut bisa dibeli berkali-kali oleh banyak orang dan berpotensi menghasilkan passive income,” tambah Irene.


KURMA 2.0 Hadirkan Ratusan Profesional Industri Kreatif

Sementara itu, Founder Mahir Digital Fahmi Auditya menjelaskan bahwa kegiatan KURMA 2.0 tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga wadah silaturahmi bagi para profesional di industri kreatif.
Acara ini diikuti hampir 250 profesional dan perwakilan komunitas yang fokus pada bidang digital marketing dan bisnis digital.
Platform Mahir Digital sendiri menyediakan berbagai program pembelajaran seperti:
Kelas luring dan daring
Konsultasi harian
Kurikulum terstruktur dengan 14 bab pembelajaran


Lebih dari 70 video materi digital bisnis
Materi yang diajarkan mencakup berbagai topik penting, seperti:
pola pikir bisnis digital
riset produk
strategi traffic digital
persiapan iklan digital
strategi pemasaran online


Ramadan Jadi Momentum Belajar dan Berkolaborasi

Kegiatan Kuliah Ramadan Mahir Digital diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi mampu melahirkan komunitas yang saling mendukung dalam membangun bisnis digital.
Para peserta juga diajak untuk berani mencoba, bereksperimen, dan memanfaatkan Ramadan sebagai momentum refleksi serta pengembangan diri.
“Dalam KURMA 2.0 tidak hanya belajar, tetapi juga ada buka puasa dan tarawih bersama dengan komunitas yang sefrekuensi,” ujar Fahmi.
Ia menambahkan, peserta dapat belajar langsung dari para praktisi bisnis dan ahli digital marketing.


Diskusi Strategis Dorong Inovasi Digital

KURMA 2.0 juga menghadirkan berbagai sesi diskusi inspiratif yang membahas topik penting dalam bisnis digital, di antaranya:
Business Mentality
The Power of Winning Organic Marketing
Unlock Powerful Belief Before Sales
Berbagai diskusi tersebut memberikan wawasan strategis bagi peserta untuk mengembangkan inovasi, membangun kolaborasi, serta memanfaatkan peluang dalam ekonomi digital Indonesia yang terus berkembang.


Kesimpulan
Program KURMA 2.0 menjadi salah satu langkah nyata untuk mendorong generasi muda Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era ekonomi digital. Dengan literasi digital yang kuat, keterampilan bisnis, serta kolaborasi komunitas, pemuda Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan inovasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui dunia digital.

Blog Lainnya

  • All Post
  • Desain Website Custom
  • Digital Marketing Agency
  • Jasa Animasi Video
  • Jasa Animasi Video di Majalengka
  • Jasa Animasi Vidio di Bogor
  • Jasa Pembuatan Video Animasi 2D
  • JASA PEMBUATAN VIDIO PENJELASAN 2D DI INDRAMAYU
  • Jasa Website SEO
  • Kelola Media Sosial
  • Video animasi
  • Video Youtube
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bandung
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Banjar
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bekasi
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Bogor
  • Vidio Promosi Animasi 2D di ciamis
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Cimahi
  • Vidio Promosi Animasi 2D di Sukabumi
  • Website