PT Adhi Karya (Persero) Tbk terus mendorong keterbukaan informasi publik berbasis digital sebagai bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang transparan, inklusif, dan akuntabel. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif ADHI dalam rangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia.
Direktur Human Capital & Legal ADHI, Ki Syahgolang Permata, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan elemen penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus sarana edukasi masyarakat terhadap peran strategis ADHI sebagai kontraktor nasional pembangunan infrastruktur.
“Keterbukaan informasi adalah bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik dan edukasi masyarakat mengenai peran ADHI sebagai kontraktor nasional yang membangun infrastruktur strategis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025).
Digitalisasi Sistem Informasi Publik Terpusat
Sebagai bagian dari transformasi tata kelola informasi, ADHI secara konsisten meningkatkan kesiapan internal melalui digitalisasi sistem penyediaan informasi publik yang terpusat. Sistem ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi secara real-time, konsisten, serta sesuai dengan standar layanan informasi publik yang berlaku.
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam memastikan bahwa informasi perusahaan dapat diakses secara mudah, cepat, dan akurat oleh seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Optimalisasi Platform Digital ELISA
Selain layanan informasi publik, ADHI juga memperkuat transparansi pada proses pengadaan barang dan jasa melalui optimalisasi ELISA (Electronic Integrated Supply Chain Management ADHI). Platform digital ini berfungsi sebagai kanal resmi informasi pengadaan yang transparan dan akuntabel, sehingga meminimalkan potensi penyimpangan sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok.
Pemanfaatan ELISA menegaskan komitmen ADHI dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan tata kelola perusahaan yang modern dan berintegritas.
Layanan Inklusif dan Setara bagi Masyarakat
Dalam implementasinya, keterbukaan informasi publik ADHI Karya dirancang agar berjalan secara inklusif dan setara. Perusahaan memastikan akses layanan informasi dapat dinikmati seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Penerapan keterbukaan informasi juga diinternalisasikan sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan melalui peningkatan koordinasi lintas fungsi, kolaborasi aktif dengan lembaga pengawas informasi, serta evaluasi berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan publik.
“ADHI berkomitmen memberikan layanan informasi yang transparan, akurat, dan mudah diakses sebagai bentuk tanggung jawab terhadap publik,” tegas Ki Syahgolang.
Dukung Tata Kelola Transparan dan Berkelanjutan
Melalui transformasi digital layanan informasi publik, ADHI menunjukkan kesiapan dan kesungguhan dalam mendukung penyelenggaraan informasi publik yang profesional dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperkuat ekosistem tata kelola yang transparan di lingkungan BUMN.
“ADHI Karya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi dan kualitas layanan informasi publik agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutupnya.




