Digitalisasi Jadi Fondasi Industri Batu Bara Nasional
Digitalisasi tambang batu bara kini menjadi fondasi penting bagi MIND ID dalam memperkuat industri batu bara nasional. Transformasi digital diterapkan untuk menjawab tantangan peningkatan produksi, efisiensi operasional, serta tuntutan pengelolaan lingkungan yang semakin ketat.
Dengan pemanfaatan teknologi digital terkini, aktivitas pertambangan dapat dipantau secara real-time, mulai dari proses produksi, penggunaan alat berat, hingga pengendalian emisi dan dampak lingkungan.
Produksi Batu Bara Meningkat Hingga 20 Persen
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menjelaskan bahwa penerapan digitalisasi real-time memberikan dampak signifikan terhadap kinerja produksi.
“Penerapan digitalisasi mampu meningkatkan produksi batu bara sebesar 10 hingga 20 persen dibandingkan sebelum digitalisasi diterapkan,” ujar Pria dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12/2025).
Transformasi digital ini juga menjadi fondasi bagi Grup MIND ID untuk meningkatkan produksi batu bara dari 41 juta ton menjadi 100 juta ton ke depannya, sejalan dengan kebutuhan energi nasional dan program hilirisasi.
Transformasi Digital untuk Ketahanan Energi Nasional
Digitalisasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume produksi, tetapi juga diarahkan untuk memastikan sektor pertambangan menjadi tulang punggung pembangunan nasional.
“Melalui transformasi digital ini, kami berupaya agar sektor pertambangan mampu menjadi tulang punggung untuk kemajuan bangsa,” tegas Pria Utama.
Langkah ini memperkuat peran MIND ID dalam menjaga ketahanan energi sekaligus meningkatkan daya saing industri batu bara Indonesia di tingkat global.
Aplikasi Cisea, Contoh Integrasi Digital Menyeluruh
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi salah satu anak usaha MIND ID yang telah menerapkan integrasi digital pertambangan secara menyeluruh melalui aplikasi Cisea.
Saat ini, PTBA mengoperasikan:
Lebih dari 100 modul digital
Digunakan oleh lebih dari 7.000 pengguna internal
Tingkat pengumpulan data mencapai 70 persen dari seluruh aktivitas operasional
Sistem Cisea mengintegrasikan jaringan sensor, peralatan otomatis, pemantauan alat berat, hingga analitika berbasis machine learning.
Kendali Produksi dan Emisi Lebih Presisi
Melalui digitalisasi, proses produksi batu bara dapat dikendalikan dengan presisi tinggi. Mulai dari perencanaan tambang, penjadwalan alat produksi, hingga pemantauan energi dan emisi tambang dilakukan secara terpusat dan transparan.
Selain itu, sistem digital juga mendukung:
Pemantauan kualitas air
Rehabilitasi lahan pascatambang
Pengendalian area operasional
Langkah ini memastikan seluruh kegiatan pertambangan berjalan sesuai prinsip good mining practice dan standar keberlanjutan.
Digitalisasi Dorong Pertambangan Berkelanjutan
Dengan otomatisasi dan transparansi data, MIND ID melalui PTBA memperkuat tata kelola lingkungan dan operasional tambang. Digitalisasi tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pertambangan batu bara yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Transformasi ini menegaskan bahwa teknologi digital memegang peranan strategis dalam masa depan industri pertambangan Indonesia.




